Menjadi Pahlawan Tidak Mengenal Usia
Pahlawan bukanlah suatu nama, bukanlah suatu gelar dan juga bukanlah suatu julukan biasa. Pahlawan adalah suatu prestasi. Prestasi karena mereka telah memperjuangkan kemerdekaan dengan rela mengorbankan raga dan jiwanya dan akhirnya kita pun bebas dari belenggu penjajah. Menjadi pahlawan tidak menganal usia.
Tentu kita masih ingat akan peristiwa sumpah pemuda yang jatuh tanggal 28 Oktober 1928. Peristiwa itu telah membawa dampak perubahan bagi kondisi di Negara Indonesia. Para pemuda jaman dahulu telah berpikir kritis dan berusaha sebaik mungkin demi bersatunya para pemuda di seluruh Indonesia. Karena dengan peristiwa tersebut kehidupan berbangsa di Indonesia mengalami pembaharuan sehingga mereka pun juga merasakan beban yang sama demi tercapainya kemerdekaan.
LANJUT KAN!!!
Mereka telah berjasa dengan tekad kuat dan cinta yang tulus. Cinta mereka terhadap bumi pertiwi. Cinta mereka akan kedamaian yang tercipta demi kesejahteraan hidup orang banyak. Cinta mereka tulus tanpa pamrih. Mereka tidak meminta imbalan atas kerja kerasnya, buktinya banyak dari mereka yang hidup sederhana meski mereka telah berjuang dengan nyawanya sendiri menjadi taruhannya.
Lalu akankah kita mengkhianati cinta mereka? Bagiku, Tidak. Mereka telah membawa kehidupan negara kita dari penjajah jahat sehingga kita dapat menikmati indahnya berdemokrasi di negara yang merdeka.
Kita harus memiliki cinta yang tulus dan tekad yang kuat seperti yang dimiliki para pemuda jaman dahulu. Kita harus berpikir logis terhadap kondisi yang dialami negara kita saat – saat ini.
Sabtu, 27 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





-002.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar