KESALAHAN TERBESAR DALAM
MENGGUNAKAN KARTU KREDIT
1. Tidak melunasi seluruh tagihan kartu kredit
Ini boleh dikatakan merupakan penyebab utama mengapa banyak orang yang terjerat dalam hutang kartu kredit. Tidak sedikit orang yang hanya membayar sejumlah “pembayaran minimum”. Ketika anda melakukan ini, maka saldo hutang yang tersisa akan terkena bunga yang sangat tinggi (bisa mencapai2,9%-4% per BULAN!) . Ketika anda melakukan kesalahan ini, maka ibaratnya anda sudah mengambil langkah pertama untuk masuk ke dalam jeratan hutang kartu kredit.
Lunasi seluruh tagihan kartu kredit anda!!!
2. Menganggap kartu kredit sebagai kartu debit (ATM)
Ini merupakan salah satu kesalahan yang paling fatal dalam menggunakan kartu kredit. Kartu Kredit bukanlah Kartu Debit (ATM). Hindari menarik uang cash dengan menggunakan kartu kredit karena ini akan dikenakan bunga dan biaya tarik tunai yang sangat tinggi (bahkan lebih tinggi daripada angka yang saya tuliskan di kesalahan no 1).…
3. Menggunakan kartu kredit untuk membayar hutang
Kartu kredit termasuk ke dalam jenis hutang “Unsecured Debt”, alias hutang tanpa agunan. Hutang semacam ini dikenakan bunga yang tinggi. Oleh karena itu hutang semacam ini tidak tepat dipakai untuk modal usaha/bisnis karena akan sangat membebani kondisi keuangan usaha/bisnis anda.
Kesalahan lainnya yang tergolong ’serupa’ adalah menggunakan kartu kredit untuk menutup ataupun membayar cicilan hutang tipe “Secured Debt”/hutang yang menggunakan jaminan. Hutang yang menggunakan jaminan (spt KPR, KMK, dll), bunganya secara umum lebih ringan. Oleh sebab itu jika anda menggunakan kartu kredit untuk membayar hutang tipe ini, berarti anda malah ‘menukar’ hutang yang bunganya lebih ringan dengan hutang yang bunganya lebih berat.
Salah satu ‘malapetaka’ terbesar dalam menggunakan kartu kredit terjadi ketika kesalahan no.2 dan kesalahan no.3 ‘dikombinasikan’. Contoh paling umum ‘malapetaka’ seperti ini adalah ketika pemegang kartu kredit mengambil uang tunai dengan kartu kredit yang satu untuk membayar tagihan kartu kredit yang lain.…
4. Tidak disiplin mengontrol penggunaan Kartu Kredit dan tagihannya
Kesalahan ini biasanya berawal dari kalimat ‘Gesek aja dulu..’ dan lalu diikuti di akhir bulan dengan kalimat ‘Astaga!?! Kok gede amat tagihannya’.
Tentukan batas maksimum yang boleh anda ‘gesek’ setiap bulannya. Lalu kontrol dan catat setiap pemakaian kartu kredit anda setiap hari. Ketika jumlah pemakaian tersebut sudah mendekati batas maksimum yang anda tentukan, ’segel’ kartu kredit anda, atau jika perlu (bagi yang lemah terhadap godaan belanja), tinggalkan kartu kredit di rumah.
Masih terkait dengan kesalahan no 4 ini, adalah tidak disiplin dalam pembayaran kartu kreditnya. Jangan menunggu hingga hari batas terakhir untuk melunasi kartu kredit anda, karena jika di hari tersebut anda sibuk/lupa/ada urusan mendadak, maka bisa-bisa tagihan tersebut jadi tidak terbayar.…
5. Terlalu banyak memiliki Kartu Kredit
Semakin banyak Kartu Kredit yang anda miliki, semakin sulit bagi anda untuk mengontrol pengeluaran masing-masing kartu kredit. Dalam pelunasan kartu kredit pun anda akan lebih direpotkan karena perlu mengingat tanggal pelunasan masing-masing kartu agar tidak terlambat bayar.
Beberapa financial planner menyarankan untuk memiliki Kartu Kredit maksimal 3 saja. Kalau lebih dari itu, mungkin mulai bisa mempertimbangkan untuk menggunting sisanya.…
6. Menganggap Kartu Kredit sebagai ‘Uang Tambahan’
Meskipun kedengarannya sulit dipercaya, tetapi tidak sedikit orang yang menganggap Kartu Kredit sebagai Uang Tambahan. Ketika permohonan kartu kreditnya disetujui, mereka pun kegirangan seperti mendapatkan ‘durian runtuh’. Seringkali ini lalu berujung dengan ‘pesta belanja’ menggunakan kartu kredit baru tersebut.
Memiliki kartu kredit bukanlah berarti bahwa anda mempunyai lebih banyak uang untuk dibelanjakan.
Kartu kredit bukanlah ‘berkah’, ‘rezeki’ ataupun ‘durian runtuh’. Jika anda tidak bijak dalam menggunakannya, yang ada justru hanyalah ‘malapetaka’. Ingatlah bahwa Kartu kredit hanyalah merupakan alat bantu pembayaran dan bukan pendapatan tambahan. Anda bisa berhutang kepada bank dengan menggunakan kartu kredit, tetapi cepat atau lambat hutang kartu kredit tersebut tentu harus anda bayar…
7. Menggunakan kartu kredit untuk SEMUA belanja dan pembayaran
Tidak sedikit orang menggunakan kartu kredit untuk semua jenis pembelanjaan. Padahal, untuk beberapa jenis produk, akan lebih baik jika dibeli dengan menggunakan uang Cash.
Ketika anda berbelanja dengan kartu kredit, pihak penjual barang akan dikenakan biaya sebesar 2,5-3% dari harga transaksi itu oleh pihak bank. Untuk beberapa jenis produk (terutama yang margin labanya kecil), penjual barang tidak bersedia menanggung biaya tersebut, sehingga mengoper biaya tersebut kepada pembeli (alias anda).
Biasanya dalam kasus seperti ini, penjual akan mengatakan bahwa ‘Kalau memakai kartu kredit, kita kenakan charge X %’. Pada saat ini, biasanya charge ini sebesar 3,5%. Jika anda tetap membelinya dengan cara seperti ini, anda telah membayar bunga 3,5% hanya untuk ‘menunda’ sebentar membayar belanjaan itu. Padahal uang anda yang anda taruh di tabungan mendapatkan bunga yang jauh di bawah itu.
Bahkan jika penjual barang tersebut tidak mengenakan charge, cobalah untuk bertanya apakah ada diskon untuk pembelian cash. Seringkali anda akan mendapatkan potongan harga yang lumayan untuk pembelian dengan menggunakan uang Cash.
Kesimpulan : menurut saya kartu kredit digunakan sebagai alat yang memberikan kemudahan untuk bertransaksi yang sangat cocok bagi orang-orang yang tidak bisa membawa uang tunai dalam jumlah yang besar tapi dia memiliki uang yang cukup besar sehingga dapat dengan mudahnya membayar semua tagihan tanpa berpikir pusing bagaimana caranya bukan digunakan bagi orang yang tidak memiliki uang, kartu kredit tidak ada untungnya bagi kita yang memiliki penghasilan yang tidak besar, bukannya mempermudah transaksi kita, tapi menjeratkan kita untuk mudah berhutang, ini tidak baik karena akan menjadikan kita hidup konsumtif tanpa tidak pernah kita ketahui bagaimana akan membayarnya, lebih berbahayanya lagi kalau-kalau kebutuhan pokok kita dipenuhi oleh kartu kredit, bisa dibayangkan bagaimana nantinya. Jadi apabila kita ingin menggunakan kartu kredit harus disesuaikan dengan kemampuan kita untuk membayar dengan uang yang kita miliki.
Sumber :
http://janganserakah.com/2009/03/31/7-kesalahan-terbesar-dalam-menggunakan-kartu-kredit/
Sabtu, 24 Oktober 2009
PERSAHABATAN
ARTI DARI SAHABAT
Sahabat adalah sesuatu yang kekal yang tidak bisa dibeli dengan uang, sepenggal kalimat ini memberikan arti tersendiri bagi saya, yaitu sahabat memiliki harga yang sangat mahal, apakah saya sudah memiliki sahabat didalam hidup saya ?, saya berpikir kita jangan egois ingin memiliki sahabat seutuhnya, tapi mulailah dari diri kita sendiri untuk menjadi sahabat-sahabat disekitar lingkungan sendiri, dari teman menjadi sahabat, memang butuh waktu dalam prosesnya, tapi dengan usaha dan niat yang baik, kita pasti bisa menuju pada hasil yang diinginkan yaitu persahabatan. Saya percaya apabila kita memulai dengan kebaikan pasti kita akan menuai kebaikan juga, yang berarti kalau kita sudah menjadi sahabat pasti kita mempunyai sahabat.
Memang menjadi sahabat yang diidamkan dan didambakan bagi semua orang sangat susah, karena tidak ada manusia yang sempurna. Tetapi tidak ada salahnya bukan kita berusaha menjadi yang lebih baik.
Sifat-sifat yang dimiliki oleh sahabat :
1. Dapat menjadi pendengar yang baik, segalanya dari cerita yang senang sampai yang sedih.
2. Membantu dikala ada yang membutuhkan bantuan kita tanpa balas jasa, ini penting karena apabila suatu saat kita tidak dibantu, kita tidak merasa kecewa, dan perlu diingat kita membantu harus tulus ikhlas.
3. Sebagai penyemangat didalam hidupnya, sehingga dia merasa mendapatkan dukungan dari kita.
4. Memberikan perhatian dengan sering menanyakan kabar melalui sms, telpon, chattingan, pokoknya komunikasi harus lancar.
5. Berani mengucapkan minta maaf apabila kita tidak sengaja menyakiti hatinya baik langsung maupun tidak langsung.
6. Berani menegur atau menesehati apabila ada yang menyimpang didalam hidupnya yang berakibat tidak baik didalam kehidupannya.
7. Mau menerima kritikan buat kita, kalau itu bersifat membangun dan menjadi kita lebih baik dari sebelumnya.
Kesimpulannya adalah janganlah kita mencari sahabat dan memiliki sahabat yang baik tetapi jadilah diri kita menjadi sahabat yang baik terlebih dahulu.
Sahabat adalah sesuatu yang kekal yang tidak bisa dibeli dengan uang, sepenggal kalimat ini memberikan arti tersendiri bagi saya, yaitu sahabat memiliki harga yang sangat mahal, apakah saya sudah memiliki sahabat didalam hidup saya ?, saya berpikir kita jangan egois ingin memiliki sahabat seutuhnya, tapi mulailah dari diri kita sendiri untuk menjadi sahabat-sahabat disekitar lingkungan sendiri, dari teman menjadi sahabat, memang butuh waktu dalam prosesnya, tapi dengan usaha dan niat yang baik, kita pasti bisa menuju pada hasil yang diinginkan yaitu persahabatan. Saya percaya apabila kita memulai dengan kebaikan pasti kita akan menuai kebaikan juga, yang berarti kalau kita sudah menjadi sahabat pasti kita mempunyai sahabat.
Memang menjadi sahabat yang diidamkan dan didambakan bagi semua orang sangat susah, karena tidak ada manusia yang sempurna. Tetapi tidak ada salahnya bukan kita berusaha menjadi yang lebih baik.
Sifat-sifat yang dimiliki oleh sahabat :
1. Dapat menjadi pendengar yang baik, segalanya dari cerita yang senang sampai yang sedih.
2. Membantu dikala ada yang membutuhkan bantuan kita tanpa balas jasa, ini penting karena apabila suatu saat kita tidak dibantu, kita tidak merasa kecewa, dan perlu diingat kita membantu harus tulus ikhlas.
3. Sebagai penyemangat didalam hidupnya, sehingga dia merasa mendapatkan dukungan dari kita.
4. Memberikan perhatian dengan sering menanyakan kabar melalui sms, telpon, chattingan, pokoknya komunikasi harus lancar.
5. Berani mengucapkan minta maaf apabila kita tidak sengaja menyakiti hatinya baik langsung maupun tidak langsung.
6. Berani menegur atau menesehati apabila ada yang menyimpang didalam hidupnya yang berakibat tidak baik didalam kehidupannya.
7. Mau menerima kritikan buat kita, kalau itu bersifat membangun dan menjadi kita lebih baik dari sebelumnya.
Kesimpulannya adalah janganlah kita mencari sahabat dan memiliki sahabat yang baik tetapi jadilah diri kita menjadi sahabat yang baik terlebih dahulu.
Label:
PERSAHABATAN
HIDUP KONSUMTIF
KONSUMTIFKAH ANDA ?
Konsumtif adalah sifat yang sama sekali tidak produktif. Orang konsumtif membelan-jakan banyak hal yang sifatnya sementara dan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. konsumtif biasanya digunakan untuk menunjuk pada perilaku konsumen yang memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok.
Sifat-sifat orang yang konsumtif :
1. mudah terbujuk rayuan iklan,
2. suka ikut-ikutan teman,
3. tidak realistis, dan
4. cenderung boros dalam menggunakan uangnya.
Contoh kasus :
1. Sekarang setiap orang pasti memiliki 2 HP yaitu HP GSM dan HP CDMA, secara otomatis kita mempunyai dua nomor dengan operator yang berbeda. Pasti setiap kartu harus memiliki pulsa yang berbeda dimana kebutuhan untuk masing-masingnya berbeda. Berarti kita harus menganggarkan pulsa yang lebih banyak, yang seharusnya hanya untuk satu HP namun seiring dengan perkembangan zaman sekarang untuk dua HP, apakah ini termasuk konsumtif ?
2. Dahulu tarif pulsa telepon selular mahal, jadi kalau dalam menggunakan HP untuk yang benar-benar penting sehingga orang-orang dapat lebih mengatur budget pulsa karena mahal, tapi sekarang perang tarif pulsa menjadi murah sehingga orang-orang lebih banyak menggunakan HP untuk kebutuhan bahkan yang tidak penting, walaupun sudah murah tapi kalau digunakan secara terus menerus dan tidak terkontrol pasti budget pulsa pun akan banyak. apakah ini termasuk konsumtif jugakah ?
3. Dulu HP masih merupakan barang mewah, harganya masih mahal, dan hanya sedikit orang yang memiliki HP, namun sekarang harga HP sudah terjangkau oleh kalangan bawah. Seiring dengan perkembangan teknologi HP smakin berkembang pesat harganya pun bervariasi ada yang mahal dan murah tapi perbedaan zaman dahulu dan sekarang, kalau zaman dahulu orang-orang yang beli HP sedikit karena mahal, tapi sekarang harganya pun mahal, tetap saja banyak yang ingin memilikinya dengan membelinya, kalau ada HP keluaran yang terbaru cepat-cepat membeli yang baru, termasuk konsumtif jugakah ini ?
Gaya hidup konsumtif ini harus didukung oleh kekuatan finansial yang memadai. Masalah lebih besar terjadi apabila pencapaian tingkat finansial itu dilakukan dengan segala macam cara yang tidak sehat. Mulai dari pola bekerja yang berlebihan sampai menggunakan cara instan seperti korupsi. Pada akhirnya perilaku konsumtif bukan saja memiliki dampak ekonomi, tapi juga dampak psikologis, sosial bahkan
etika.
Sumber :
http://www.duniaesai.com/psikologi/psi7.html
Konsumtif adalah sifat yang sama sekali tidak produktif. Orang konsumtif membelan-jakan banyak hal yang sifatnya sementara dan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. konsumtif biasanya digunakan untuk menunjuk pada perilaku konsumen yang memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok.
Sifat-sifat orang yang konsumtif :
1. mudah terbujuk rayuan iklan,
2. suka ikut-ikutan teman,
3. tidak realistis, dan
4. cenderung boros dalam menggunakan uangnya.
Contoh kasus :
1. Sekarang setiap orang pasti memiliki 2 HP yaitu HP GSM dan HP CDMA, secara otomatis kita mempunyai dua nomor dengan operator yang berbeda. Pasti setiap kartu harus memiliki pulsa yang berbeda dimana kebutuhan untuk masing-masingnya berbeda. Berarti kita harus menganggarkan pulsa yang lebih banyak, yang seharusnya hanya untuk satu HP namun seiring dengan perkembangan zaman sekarang untuk dua HP, apakah ini termasuk konsumtif ?
2. Dahulu tarif pulsa telepon selular mahal, jadi kalau dalam menggunakan HP untuk yang benar-benar penting sehingga orang-orang dapat lebih mengatur budget pulsa karena mahal, tapi sekarang perang tarif pulsa menjadi murah sehingga orang-orang lebih banyak menggunakan HP untuk kebutuhan bahkan yang tidak penting, walaupun sudah murah tapi kalau digunakan secara terus menerus dan tidak terkontrol pasti budget pulsa pun akan banyak. apakah ini termasuk konsumtif jugakah ?
3. Dulu HP masih merupakan barang mewah, harganya masih mahal, dan hanya sedikit orang yang memiliki HP, namun sekarang harga HP sudah terjangkau oleh kalangan bawah. Seiring dengan perkembangan teknologi HP smakin berkembang pesat harganya pun bervariasi ada yang mahal dan murah tapi perbedaan zaman dahulu dan sekarang, kalau zaman dahulu orang-orang yang beli HP sedikit karena mahal, tapi sekarang harganya pun mahal, tetap saja banyak yang ingin memilikinya dengan membelinya, kalau ada HP keluaran yang terbaru cepat-cepat membeli yang baru, termasuk konsumtif jugakah ini ?
Gaya hidup konsumtif ini harus didukung oleh kekuatan finansial yang memadai. Masalah lebih besar terjadi apabila pencapaian tingkat finansial itu dilakukan dengan segala macam cara yang tidak sehat. Mulai dari pola bekerja yang berlebihan sampai menggunakan cara instan seperti korupsi. Pada akhirnya perilaku konsumtif bukan saja memiliki dampak ekonomi, tapi juga dampak psikologis, sosial bahkan
etika.
Sumber :
http://www.duniaesai.com/psikologi/psi7.html
Label:
ARTIKEL UMUM
Sabtu, 10 Oktober 2009
MORALITAS, ETIKA DAN ETIKA BISNIS
Moralitas adalah suatu pedoman yang dimiliki individu atau sekelompok orang, yang telah mengetahui dan dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah, mana yang baik atau mana yang jahat, sehingga perlu dilakukan kegiatan yang terpuji dan memberikan pengaruh positif bagi pihak-pihak yang terkait, jika dilakukan dengan kejujuran dan konsekuensi akan menghasilkan kepuasan dan kepercayaan satu sama lain, yang pada akhirnya terjalin kerja sama yang erat yang saling menguntungkan.
Moral pertama kali diserap ketika kita masih anak-anak dari keluarga, dan bertumbuh dari pengetahuan ajaran agama dan budaya yang dimilikinya, dari situlah diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari. Sehingga orang yang mendasari bisnisnya pada agama akan memiliki moral yang terpuji didalam kehidupan bisnis, karena agama mengajarkan dan mengatur seseorang dalam melakukan hubungan dengan orang lain dan mengajarkan kepada umat Nya untuk memiliki moral yang baik.
Namun, tidak berarti bahwa pasar atau dunia bisnis semuanya menganut moral yang terpuji tetapi sebaiknya dalam kehidupan berbisnis jangan mengabaikan moral, yang kita butuhkan adalah pengawasan yang dilakukan pemerintah dapat dilakukan dengan baik, dan masyarakat yang memberikan penilaian. Kita berharap dalam kehidupan berbisnis tidak menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan sehingga tidak ada yang dirugikan.
ETIKA
Etika merupakan suatu pedoman yang digunakan untuk mengukur suatu tingkah laku yang tidak berkenan baik secara individu maupun kelompok. Etika berbeda dengan hukum atau regulasi, di mana hukum dan regulasi jelas aturan main dan sanksinya, atau dengan perkataan lain hukum atau regulasi adalah etika yang sudah diformalkan.
Jadi dengan demikian, etika tersebut memang tidak memiliki sanksi yang jelas, selain barangkali sanksi moral, atau sanksi dari Yang Maha Kuasa. Jadi, jika bersandar kepada definisi hukum, maka melanggar etika belum tentu berarti melanggar hukum. Jika melanggar hukum, sanksinya jelas berupa pidana atau perdata, sementara itu melanggar etika sanksinya tidak jelas, atau hanya sanksi moral semata. Jadi, sering etika tidak begitu diperhatikan. Hanya dapat menyebabkan seseorang akan merasa bersalah dan seakan semua orang menuding dirinya bersalah, padahal tidak ada sanksi fisik yang mengikutinya, dapat dikatakan bahwa moral tersebut sudah menjadi bagian dari individu yang bersangkutan.
Etika berkenaan dengan pedoman yang bersifat sakral, sopan, baik, terpuji, kejujuran, dihormati, penuh tata krama, bermoral, tidak mencurangi, tidak merugikan, tidak menyusahkan orang lain, dan sebagainya. Sedangkan kata etika sering muncul pada saat keadaan yang tidak nyaman yang sedang terjadii, yang dianggap mengganggu suasana, maka perbuatan orang lain menjadi sasaran bai keadaan evaluasi keadaan tersebut.
ETIKA BISNIS
Etika bisnis merupakan etika terapan. Etika bisnis merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Pembahasan tentang etika bisnis harus dimulai dengan menyediakan kerangka prinsip-prinsip dasar pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan istilah baik dan benar, hanya dengan cara itu selanjutnya seseorang dapat membahas implikasi-implikasi terhadap dunia bisnis.Etika dan Bisnis, mendeskripsikan etika bisnis secar umum dan menjelaskan orientasi umum terhadap bisnis, dan mendeskripsikan beberapa pendekatan khusus terhadap etika bisnis, yang secara bersama-sama menyediakan dasar untuk menganalisis masalah-masalah etis dalam bisnis.
Etika bisnis merupakan suatu tatanan perbuatan baik yang harus diacu dan dijadikan pedoman untuk melakukan bisnis yang menciptakan keuntungan tanpa bersifat merugikan pihak lain baik langsung maupun tidak langsung secara moral.
Etika bisnis akan mempengaruhi tingkah laku individu dalam suatu bentuk sosial, khususnya hubungan sosial ekonomi, sehingga dari tingkah laku tersebut dapat diidentifikasi apakah terdapat pelanggaran etika dari suatu kelompok sosial tertentu terhadap kelompok sosial lainnya dalam melakukan hubungan sosial.
Sumber :
1.http://entrepreneur.gunadarma.ac.id/e-learning/attachments/040_etika%20bisnis%20dan%20kewirausahaan.pdf
2. http://fe.usu.ac.id/files/Etika%20bisnis%20manajemen-ritha8.pdf
3. http://www.ririsatria.net/2008/10/07/etika-bisnis-pentingkah/
4. http://entrepreneur.gunadarma.ac.id/e-learning/materi/1-artikel/40-etika-bisnis.html
5. modul etika bisnis STIE BISNIS INTERNASIONAL INDONESIA oleh Sumarsid.SE.MM Dosen program S1.
Moral pertama kali diserap ketika kita masih anak-anak dari keluarga, dan bertumbuh dari pengetahuan ajaran agama dan budaya yang dimilikinya, dari situlah diaplikasikan didalam kehidupan sehari-hari. Sehingga orang yang mendasari bisnisnya pada agama akan memiliki moral yang terpuji didalam kehidupan bisnis, karena agama mengajarkan dan mengatur seseorang dalam melakukan hubungan dengan orang lain dan mengajarkan kepada umat Nya untuk memiliki moral yang baik.
Namun, tidak berarti bahwa pasar atau dunia bisnis semuanya menganut moral yang terpuji tetapi sebaiknya dalam kehidupan berbisnis jangan mengabaikan moral, yang kita butuhkan adalah pengawasan yang dilakukan pemerintah dapat dilakukan dengan baik, dan masyarakat yang memberikan penilaian. Kita berharap dalam kehidupan berbisnis tidak menghalalkan segala cara untuk memperoleh keuntungan sehingga tidak ada yang dirugikan.
ETIKA
Etika merupakan suatu pedoman yang digunakan untuk mengukur suatu tingkah laku yang tidak berkenan baik secara individu maupun kelompok. Etika berbeda dengan hukum atau regulasi, di mana hukum dan regulasi jelas aturan main dan sanksinya, atau dengan perkataan lain hukum atau regulasi adalah etika yang sudah diformalkan.
Jadi dengan demikian, etika tersebut memang tidak memiliki sanksi yang jelas, selain barangkali sanksi moral, atau sanksi dari Yang Maha Kuasa. Jadi, jika bersandar kepada definisi hukum, maka melanggar etika belum tentu berarti melanggar hukum. Jika melanggar hukum, sanksinya jelas berupa pidana atau perdata, sementara itu melanggar etika sanksinya tidak jelas, atau hanya sanksi moral semata. Jadi, sering etika tidak begitu diperhatikan. Hanya dapat menyebabkan seseorang akan merasa bersalah dan seakan semua orang menuding dirinya bersalah, padahal tidak ada sanksi fisik yang mengikutinya, dapat dikatakan bahwa moral tersebut sudah menjadi bagian dari individu yang bersangkutan.
Etika berkenaan dengan pedoman yang bersifat sakral, sopan, baik, terpuji, kejujuran, dihormati, penuh tata krama, bermoral, tidak mencurangi, tidak merugikan, tidak menyusahkan orang lain, dan sebagainya. Sedangkan kata etika sering muncul pada saat keadaan yang tidak nyaman yang sedang terjadii, yang dianggap mengganggu suasana, maka perbuatan orang lain menjadi sasaran bai keadaan evaluasi keadaan tersebut.
ETIKA BISNIS
Etika bisnis merupakan etika terapan. Etika bisnis merupakan aplikasi pemahaman kita tentang apa yang baik dan benar untuk beragam institusi, teknologi, transaksi, aktivitas dan usaha yang kita sebut bisnis. Pembahasan tentang etika bisnis harus dimulai dengan menyediakan kerangka prinsip-prinsip dasar pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan istilah baik dan benar, hanya dengan cara itu selanjutnya seseorang dapat membahas implikasi-implikasi terhadap dunia bisnis.Etika dan Bisnis, mendeskripsikan etika bisnis secar umum dan menjelaskan orientasi umum terhadap bisnis, dan mendeskripsikan beberapa pendekatan khusus terhadap etika bisnis, yang secara bersama-sama menyediakan dasar untuk menganalisis masalah-masalah etis dalam bisnis.
Etika bisnis merupakan suatu tatanan perbuatan baik yang harus diacu dan dijadikan pedoman untuk melakukan bisnis yang menciptakan keuntungan tanpa bersifat merugikan pihak lain baik langsung maupun tidak langsung secara moral.
Etika bisnis akan mempengaruhi tingkah laku individu dalam suatu bentuk sosial, khususnya hubungan sosial ekonomi, sehingga dari tingkah laku tersebut dapat diidentifikasi apakah terdapat pelanggaran etika dari suatu kelompok sosial tertentu terhadap kelompok sosial lainnya dalam melakukan hubungan sosial.
Sumber :
1.http://entrepreneur.gunadarma.ac.id/e-learning/attachments/040_etika%20bisnis%20dan%20kewirausahaan.pdf
2. http://fe.usu.ac.id/files/Etika%20bisnis%20manajemen-ritha8.pdf
3. http://www.ririsatria.net/2008/10/07/etika-bisnis-pentingkah/
4. http://entrepreneur.gunadarma.ac.id/e-learning/materi/1-artikel/40-etika-bisnis.html
5. modul etika bisnis STIE BISNIS INTERNASIONAL INDONESIA oleh Sumarsid.SE.MM Dosen program S1.
Label:
ETIKA BISNIS
Jumat, 09 Oktober 2009
PENTINGNYA MENABUNG DARI SEKARANG !!!
MARILAH BELAJAR MENABUNG DARI SEKARANG !!!
Kita sebagai mahasiswa pasti mempunyai keinginan untuk menabung, tetapi pada kenyataannya sepertinya menabung sangat sulit dilakukan , hal ini didukung oleh sifat kita yang cenderung kosumtif. Kita hendaknya melakukan perubahan pada diri kita, karena hal ini sangat penting bagi kehidupan kita dimasa yang akan mendatang.kita harus memulai belajar menabung dari sekarang sebelum terlambat.
Langkah – langkah yang dapat kita lakukan agar bisa menabung :
1. Prioritaskan yang penting terlebih dahulu :
Apabila kita diberikan uang jajan dari orang tua kita, hal yang harus dilakukan adalah langsung alokasikan uang kita tersebut ke biaya transportasi, sisanya kita bisa mengatur uang kita lebih baik lagi dengan membeli makanan yang secukupnya sehingga ada sisanya untuk ditabungkan.
2. Menabung dari sedikit dahulu :
Kita sebagai pemula menabung mulailah dari uang semampu kita untuk ditabungkan dari sedikit dahulu yang penting sudah ada niat dari dalam diri kita untuk menabung, seiring dengan berjalannya waktu pasti kita akan ingin menambah jumlah tabungan kita lebih besar lagi.
3. Berhenti untuk menghamburkan uang yang tidak berguna :
Ketika kita memperoleh uang yang tak terduga, pasti kita ingin langsung menghabiskan uang kita dalam sekali belanja, tapi untuk kali ini kita harus tegas pada diri kita untuk berhenti menghamburkan uang yang tidak berguna, boleh digunakan tapi harus ada sisanya untuk dialokasikan ke tabungan kita.
4. Mencari uang tambahan lainnya :
Misalnya kita mendapatkan beasiswa yang ada dikampus kita, mengikuti untuk menjadi assisten di kampus, atau mencoba bisnis sampingan seperti yang sudah ada dilakukan dikampus yaitu menjual pulsa, semua itu lumayan sebagai uang tambahan untuk tabungan kita.
5. Berani katakan TIDAK untuk mengunakan uang kita :
Kita sudah mengetahui uang kita sudah mulai menipis, tapi terkadang ada saja hal –hal yang membuat kita untuk mengeluarkan uang yang tidak berguna, sebaiknya yang kita lakukan adalah katakan TIDAK kalau tidak ada uang lebih, janganlah mempergunakan tabungan kita untuk hal yang tidak berguna.
Inilah langkah - langkah menabung yang sudah dijabarkan, kita harus lakukan ini dari sekarang, untuk melatih kita di kehidupan dimasa yang akan datang dan ini sangat berguna dan penting didalam kehidupan kita.
Kita sebagai mahasiswa pasti mempunyai keinginan untuk menabung, tetapi pada kenyataannya sepertinya menabung sangat sulit dilakukan , hal ini didukung oleh sifat kita yang cenderung kosumtif. Kita hendaknya melakukan perubahan pada diri kita, karena hal ini sangat penting bagi kehidupan kita dimasa yang akan mendatang.kita harus memulai belajar menabung dari sekarang sebelum terlambat.
Langkah – langkah yang dapat kita lakukan agar bisa menabung :
1. Prioritaskan yang penting terlebih dahulu :
Apabila kita diberikan uang jajan dari orang tua kita, hal yang harus dilakukan adalah langsung alokasikan uang kita tersebut ke biaya transportasi, sisanya kita bisa mengatur uang kita lebih baik lagi dengan membeli makanan yang secukupnya sehingga ada sisanya untuk ditabungkan.
2. Menabung dari sedikit dahulu :
Kita sebagai pemula menabung mulailah dari uang semampu kita untuk ditabungkan dari sedikit dahulu yang penting sudah ada niat dari dalam diri kita untuk menabung, seiring dengan berjalannya waktu pasti kita akan ingin menambah jumlah tabungan kita lebih besar lagi.
3. Berhenti untuk menghamburkan uang yang tidak berguna :
Ketika kita memperoleh uang yang tak terduga, pasti kita ingin langsung menghabiskan uang kita dalam sekali belanja, tapi untuk kali ini kita harus tegas pada diri kita untuk berhenti menghamburkan uang yang tidak berguna, boleh digunakan tapi harus ada sisanya untuk dialokasikan ke tabungan kita.
4. Mencari uang tambahan lainnya :
Misalnya kita mendapatkan beasiswa yang ada dikampus kita, mengikuti untuk menjadi assisten di kampus, atau mencoba bisnis sampingan seperti yang sudah ada dilakukan dikampus yaitu menjual pulsa, semua itu lumayan sebagai uang tambahan untuk tabungan kita.
5. Berani katakan TIDAK untuk mengunakan uang kita :
Kita sudah mengetahui uang kita sudah mulai menipis, tapi terkadang ada saja hal –hal yang membuat kita untuk mengeluarkan uang yang tidak berguna, sebaiknya yang kita lakukan adalah katakan TIDAK kalau tidak ada uang lebih, janganlah mempergunakan tabungan kita untuk hal yang tidak berguna.
Inilah langkah - langkah menabung yang sudah dijabarkan, kita harus lakukan ini dari sekarang, untuk melatih kita di kehidupan dimasa yang akan datang dan ini sangat berguna dan penting didalam kehidupan kita.
Label:
ARTIKEL UMUM
Langganan:
Komentar (Atom)





-002.jpg)